• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 26 Mei, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

OPINI: Menakar Anggaran Perpustakaan

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
23 November 2019
di Opini

 

Tulus Wulan Juni

(Pustakawan Dinas Perpustakaan Kota Makassar)

Faktor anggaran masih menjadi masalah klasik di perpustakaan padahal syarat pendirian sebuah perpustakaan berdasarkan UU No. 43 tahun 2007 tentang Perpustakaan pasal 15 ayat 3 adalah memiliki sumber pendanaan selain memiliki koleksi, tenaga perpustakaan, sarana dan prasarana perpustakaan dan memberitahukan keberadaan perpustakaannya ke Perpustakaan Nasional melalui pendaftaran Nomor Pokok Perpustakaan (NPP).

Di Indonesia, ada lima jenis perpustakaan yang diakui oleh UU No. 43 tahun 2017 tentang Perpustakaan yakni Perpustakaan Nasional RI, Perpustakaan Umum, Perpustakaan Universitas, Perpustakaan Sekolah dan Perpustakaan Khusus. Dari lima jenis perpustakaan tersebut, rata-rata Perpustakaan Umum baik di Provinsi, Kabupaten/ Kota, Kecamatan, Kelurahan/ Desa, Komunitas dan Perpustakaan Sekolah mulai jenjang TK sampai dengan SMA mengeluhkan ketersediaan anggaran.

Berita Terkait

Membangun Mimpi Pendidikan Layak

Pesta Babi, Papua, dan Krisis Komunikasi Pembangunan di Era Digital

Arah Pendidikan Tinggi di Bawah Tekanan Kapitalisme

Meningkatnya Pekerja GIG dan UMKM: Cermin Kegagalan Negara dalam Menyediakan Lapangan Kerja

Memang ironis jika kita melihat perpustakaan umum yang mempunyai tanggung jawab lebih besar apalagi sebagai pembina berbagai jenis perpustakaan di daerahnya seperti Perpustakaan Provinsi dan Kabupaten/ Kota yang diberikan porsi anggaran sedikit, bahkan ada daerah yang jumlah penduduknya ratusan ribu jiwa hanya diberikan anggaran di bawah Rp1 Miliar atau bahkan ada ratusan juta. Sebuah angka yang sebenarnya bikin “malu” ketika ada salah satu universitas dengan jumlah mahasiswanya hanya sekitar 20 ribuan mendapatkan anggaran perpustakaan lebih Rp4 Miliar. Bagaimana mau membina seluruh jenis 0erpustakaan jika amunisi yang diberikan jauh dari sasaran yang dibina.

Begitu halnya dengan perpustakaan eekolah yang mempunyai peran strategis meletakkan dasar kegemaran membaca sejak dini hanya diberikan anggaran sedikit. Padahal amanah UU No. 43 tahun 2007 tentang Perpustakaan pasal 23 ayat 6 menjelaskan bahwa sekolah/ madrasah mengalokasikan dana paling sedikit 5 persen dari belanja operasional sekolah untuk pengembangan perpustakaan. Sehingga bisa dilihat masih banyak sekolah yang belum maksimal menyelenggarakan perpustakaannya. Bagaimana budaya baca mau tumbuh dan kuat di masyarakat jika perhatian kepada perpustakaan khususnya perpustakaan umum dan sekolah masih rendah.

Tenaga perpustakaan di semua jenis perpustakaan telah bekerja dan berupaya maksimal dengan keterbatasan anggaran. Bahkan ada perpustakaan yang mampu berprestasi dengan anggaran dan prasarana yang sangat terbatas. Namun apa iya, mereka terus dibiarkan berjuang dengan keterbatasan padahal perpustakaan adalah sebuah institusi yang ikut mencerdaskan bangsa dan tempat belajar masyarakat sepanjang hayat. (*)

Terkait: Opini

TerkaitBerita

Momentum Dzulhijjah-Dari Puasa Arafah hingga Haji: Jalan Spiritual Merawat Mental

Momentum Dzulhijjah-Dari Puasa Arafah hingga Haji: Jalan Spiritual Merawat Mental

Editor: Muhammad Tohir
26 Mei 2026

...

Membangun Mimpi Pendidikan Layak

Membangun Mimpi Pendidikan Layak

Editor: Muhammad Tohir
21 Mei 2026

...

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Editor: Tim Redaksi
14 Mei 2026

...

Pesta Babi, Papua, dan Krisis Komunikasi Pembangunan di Era Digital

Pesta Babi, Papua, dan Krisis Komunikasi Pembangunan di Era Digital

Editor: Muhammad Tohir
11 Mei 2026

...

Berita Terkini

Momentum Dzulhijjah-Dari Puasa Arafah hingga Haji: Jalan Spiritual Merawat Mental

Momentum Dzulhijjah-Dari Puasa Arafah hingga Haji: Jalan Spiritual Merawat Mental

Editor: Muhammad Tohir
26 Mei 2026

Diterima Wali Kota, Parepare Raih Penghargaan Nasional Pada Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional

Diterima Wali Kota, Parepare Raih Penghargaan Nasional Pada Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional

Editor: Muhammad Tohir
25 Mei 2026

Pemkab Sidrap Paparkan Usulan Hibah Rekonstruksi Jembatan Botto-Bulcen ke BNPB RI

Pemkab Sidrap Paparkan Usulan Hibah Rekonstruksi Jembatan Botto-Bulcen ke BNPB RI

Editor: Muhammad Tohir
25 Mei 2026

Abrasi di Dusun Celallang, Bupati Pinrang Tinjau Lokasi

Abrasi di Dusun Celallang, Bupati Pinrang Tinjau Lokasi

Editor: Muhammad Tohir
25 Mei 2026

Jelang Idul Adha, Bupati Pinrang Pantau Harga di Pasar Sentral: Bahan Pokok Masih Stabil

Jelang Idul Adha, Bupati Pinrang Pantau Harga di Pasar Sentral: Bahan Pokok Masih Stabil

Editor: Muhammad Tohir
25 Mei 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan