• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 29 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Soal Konflik Pulau Rempang, Ini Tanggapan Capres Anies dan Capres Ganjar

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
20 September 2023
di Nasional
Anies Baswedan, dan Ganjar Pranowo saat ngopi bareng (Sumber Foto: Tempo.co)

Anies Baswedan, dan Ganjar Pranowo saat ngopi bareng (Sumber Foto: Tempo.co)

 

JAKARTA, PIJARNEWS.COM—Pulau Rempang adalah salah satu tempat di Indonesia yang akan dijadikan Proyek Strategis Nasional (PSN). Dilansir dari Majalah Tempo, proyek bernama Rempang Eco City ini menjadi sebuah konflik karena akan menggusur dan merelokasi ribuan penduduk.

Para warga yang tinggal di Pulau Rempang sebenarnya tidak menolak proyek pemerintah tersebut. Mereka ingin agar Kampung Tua yang ada di dalam pulau tidak mengalami penggusuran. 

Proyek Rempang Eco City memutuskan untuk menggusur penduduk disekitar wilayah Pulau Rempang karena polusi udara. Perusahaan yang akan dibangun di wilayah tersebut tida ingin para warga terkena limbah atau polusi udara. 

Pulau Rempang memiliki luas sekitar 17.000 hektare. Luas tersebut terdiri dari 10.280 hektare hutan lindung, 7.000 hektare hutan konversi, dan luas tanah lainnya seluas 100 hektare lebih. Muhammad Rudi selaku Wali Kota Batam menjelaskan bahwa terdapat prioritas pembersihan sekitar 2.000 hektare. Pembersihan tersebut meliputi beberapa perkampungan, seperti Sembulang Tanjung, Sembulang Hulu, dan Pasir Tunjang. 

Berita Terkait

Optimis Capai Target, Ini Cara KPU Sulsel Tingkatkan Partisipasi Pemilih di Pilkada 2024

AMCPD Demo di Kantor KPU Sidrap, Orasi hingga Memberi Bunga

Pemilu 2024, Pengamat Hukum Tata Negara Ini Kritik Bawaslu

Pencoblosan Usai, Pj. Walikota Parepare Imbau Tetap Tunggu Hasil Resmi KPU

Konflik Pulau Rempang memanas ketika Badan Pengusaha (BP) Batam memaksa untuk melakukan pengukuran dan pematokan tanah di wilayah tersebut. Tak sendirian, BP Batam juga datang bersama Polri dan aparat TNI. Ketika suasana tak terkendali, aparat melemparkan gas air mata ke salah satu sekolah dasar yang ada di sana. Polisi menyatakan bahwa pelemparan gas air mata dilakukan sesuai prosedur. 

Tanggapan Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo  Mengenai Konflik Pulau Rempang

1. Anies Baswedan 

Menanggapi konflik Pulau Rempang, Anies Baswedan  menyatakan bahwa proyek yang dilakukan seharusnya memperhatikan kesejahteraan seluruh rakyat.Hal tersebut perlu diperhatikan agar proyek ini tidak hanya memperkaya para investor. Selain kesejahteraan, Anies juga mengaitkan adanya dialog mengenai proyek tersebut bersama masyarakat yang akan terdampak.

Menurutnya, proyek yang dijalankan pemerintah saat ini memiliki jangka waktu panjang. Pembicaraan panjang dan melibatkan semua masyarakat dapat menjadi solusi agar tidak terjadi konflik. Ketika telah menemukan kesimpulan, pemerintah baru bisa dieksekusi. 

“Kalau project-nya jangka panjang itu, bisa diberikan tambahan waktu untuk proses pembicaraan itu berjalan dengan tuntas. Jadi lebih baik dilakukan pembicaraan panjang, rumit, ribet, tapi melibatkan semua dan sampai pada kesimpulan yang diterima, baru kemudian eksekusi,” kata Anies.

Menurutnya, dengan cara seperti itu masyarakat dapat merasakan pembangunan yang prosesnya dirasakan sebagai hal yang baik dan benar. 

2. Ganjar Pranowo

Tak hanya Anies Baswedan, bakal calon presiden, Ganjar Pranowo juga menyatakan pendapatnya. Ganjar melihat bahwa pemerintah tak bisa berdiam diri dalam waktu yang lama. Pemerintah sebaiknya segera turun tangan untuk menyelesaikan masalah Pulau Rempang. 

Ganjar juga menekankan aparatur negara yang harusnya bisa menyelesaikan masalah tersebut dengan cepat. Selain pemerintah dan aparatur negara, ia juga menyebut stakeholder yang terkait dalam proyek ini juga perlu dipanggil dan ikut menangani masalah yang ada.

“Sekarang juga, pemerintah harus segera turun tangan jangan lama-lama. Apalagi aparatur ya musti bisa menyelesaikan dengan sangat cepat. Kalau itu tidak bisa diselesaikan, maka itu nanti akan menjadi inspirasi untuk yang lain,” kata Ganjar Pranowo, Ahad (17/9/2023) dikutip dari Tempo.co. 

Dalam penyelesaian kasus ini, Ganjar menyebut perlu memanggil seluruh stakeholder terkait. “Bisa dipanggil. Di sana ada kepala daerahnya di sana ada pengelolanya gitu ya. Saya kira lebih cepat ya,” katanya. (*)

Sumber: Tempo.co

Terkait: Capres 2024Pemilu 2024

TerkaitBerita

Kesenjangan Kebijakan dan Realitas, Harga Beras di Poso Masih Tinggi

Kesenjangan Kebijakan dan Realitas, Harga Beras di Poso Masih Tinggi

Editor: Muhammad Tohir
28 April 2026

...

Audisi Offline “D’Academy 8” Digelar di Sidrap, Selfi Yamma Juri, Andi Syaqirah DA7 Bintang Tamu

Audisi Offline “D’Academy 8” Digelar di Sidrap, Selfi Yamma Juri, Andi Syaqirah DA7 Bintang Tamu

Editor: Muhammad Tohir
23 April 2026

...

Punya Bakat Dangdut? Catat Syarat dan Jadwal Audisi Dangdut Academy Indosiar di Sidrap

Editor: Muhammad Tohir
10 April 2026

...

Gempa Bumi Magnitudo 7,6 di Bitung, Terdeteksi Gelombang Tsunami Kecil

Editor: Muhammad Tohir
2 April 2026

...

Berita Terkini

Kesenjangan Kebijakan dan Realitas, Harga Beras di Poso Masih Tinggi

Kesenjangan Kebijakan dan Realitas, Harga Beras di Poso Masih Tinggi

Editor: Muhammad Tohir
28 April 2026

Pemprov Sulsel Tertibkan Aset di Sidrap, Ahli Waris Hadang dan Klaim Lahan Milik Keluarga Sejak 1937

Pemprov Sulsel Tertibkan Aset di Sidrap, Ahli Waris Hadang dan Klaim Lahan Milik Keluarga Sejak 1937

Editor: Muhammad Tohir
28 April 2026

Meski Kantor Sementara, Layanan VIP Imigrasi Parepare Tetap Optimal

Meski Kantor Sementara, Layanan VIP Imigrasi Parepare Tetap Optimal

Editor: Muhammad Tohir
28 April 2026

Perkuat Literasi Data Siswa, Mahasiswa dan Dosen ITH Gelar Pengabdian Masyarakat di SMAN 5 Parepare

Perkuat Literasi Data Siswa, Mahasiswa dan Dosen ITH Gelar Pengabdian Masyarakat di SMAN 5 Parepare

Editor: Muhammad Tohir
27 April 2026

Antisipasi Banjir, Wali Kota Parepare Tinjau Drainase, Instruksikan Pembersihan

Antisipasi Banjir, Wali Kota Parepare Tinjau Drainase, Instruksikan Pembersihan

Editor: Muhammad Tohir
27 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan