• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 12 Agustus 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama COVID-19

Terapkan Prokes, Mentan SYL Panen Kedelai dan Serahkan Bantuan Rp44 Miliar di Sulbar

Editor: Alfiansyah Anwar
4 November 2020
di COVID-19, Sulselbar
Kementan

Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo saat panen kedelai di Wonomulyo, Sulbar, Rabu 4 November 2020. --Foto Humas Kementan--

POLMAN, PIJARNEWS.COM — Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menghadiri panen perdana Komoditas Kedelai di Desa Bumiayu, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Rabu (4/11/2020).

Pada kesempatan itu, Mentan juga menyerahkan secara simbolis bantuan benih, alsintan, saprodi, dan lain lain. Total bantuan program Kementerian Pertanian untuk Provinsi Sulawesi Barat senilai Rp44,05 miliar, sedangkan untuk Polman mendapatkan bantuan senilai Rp7,5 miliar. Penyerahan tersebut menerapkan protokol kesehatan (Prokes). 

Kedatangan SYL di Desa Bumiayu tersebut didampingi Gubernur Sulawesi Barat, Ali Baal Masdar dan Bupati Polewali Mandar, Andi Ibrahim Masdar.

Panen kedelai di lokasi tersebut merupakan upaya Kementerian Pertanian (Kementan) mendukung pemerintah daerah dalam menyokong ketahanan pangan nasional dari daerah Sulbar.

BeritaTerkait

Kemenko Pangan RI Kunjungi Lahan Tambak Garam Binaan Unhas di Maros

Kemenko Pangan RI Kunjungi Lahan Tambak Garam Binaan Unhas di Maros

8 Agustus 2026
Dr. Wahyu Maulid Adha Pimpin ISEI Mamuju, Siap Perkuat Sinergi Akademisi, Bisnis, dan Pemerintah

Dr. Wahyu Maulid Adha Pimpin ISEI Mamuju, Siap Perkuat Sinergi Akademisi, Bisnis, dan Pemerintah

6 Agustus 2026
Ombudsman RI di Unsulbar: Mahasiswa sebagai Garda Depan Pengawal Pelayanan Publik

Ombudsman RI di Unsulbar: Mahasiswa sebagai Garda Depan Pengawal Pelayanan Publik

31 Juli 2026
UNHAS dan UMMA Maros Perkenalkan Pengolahan Sango-Sango Gunakan Kain Paranet

UNHAS dan UMMA Maros Perkenalkan Pengolahan Sango-Sango Gunakan Kain Paranet

16 Juli 2026

Mentan Syahrul Yasin Limpo dalam sambutannya menyatakan, penyediaan kedelai dalam jumlah mencukupi sangat penting sebagai bahan pangan bergizi bagi masyarakat. Sehingga, kata dia, hal tersebut membutuhkan dukungan dari berbagai stakeholder di tengah kondisi pandemi saat sekarang ini.

“Untuk 273 juta penduduk Indonesia, kita harus produksi sebanyak banyaknya, dan kebutuhan kedelai itu 2 sampai 3 juta ton. Orang di pulau Jawa tidak bisa makan, tanpa tahu dan tempe. Sekarang kita banyak dipenuhi oleh impor, sementara di luar sana juga takut kehilangan sumber-dayanya. Jadi kita tanam kedelai sekarang biar kita tahun depan kecukupan kedelai,” ungkap Mentan saat memberi sambutan.

Kebutuhan kedelai sendiri sambung SYL, dalam satu tahun sebanyak 90% untuk tempe tahu, 5% untuk kecap, juga yoghurt dan produk makanan lain.

“Kendala saat ini benih kedelai bersertifikat terbatas, sebagian besar terkonsentrasi di Jawa dengan masa kadaluarsa benih pendek sekitar 4 bulan, dan ini butuh dukungan dari daerah yang memiliki potensi untuk dilakukan pengembangan produksi kedelai,” katanya.

Laman 1 dari 2
12Selanjutnya
Terkait: Bantuan AlsintanKedelaiMenteri PertanianSulbarSYL

BeritaTerkait

Dr. Wahyu Maulid Adha Pimpin ISEI Mamuju, Siap Perkuat Sinergi Akademisi, Bisnis, dan Pemerintah

Dr. Wahyu Maulid Adha Pimpin ISEI Mamuju, Siap Perkuat Sinergi Akademisi, Bisnis, dan Pemerintah

Editor: Tohir Muhammad
6 Agustus 2026

...

Dokter Helmiyadi Tutup Usia, RSUD Andi Makkasau Sampaikan Bela Sungkawa

Editor: Tohir Muhammad
12 Juli 2024

...

KPK Geledah Rumah di Parepare, Diduga Terkait Kasus di Kementan

Editor: Tohir Muhammad
20 Mei 2024

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi