• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Kamis, 14 Mei, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Bertagline Pantang Kenyang sebelum Pulang, “Warung Dian” Idola Mahasiswa Layani Lebih Tiga Dekade

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
11 Agustus 2022
di Kisah Inspiratif, Sulselbar
Sajian menu menggugah selera di Warung Dian yang ramah dengan kantong mahasiswa

Sajian menu menggugah selera di Warung Dian yang ramah dengan kantong mahasiswa

 

MAKASSAR,PIJARNEWS.COM—Siapa yang tidak kenal dengan Warung Dian. Tentu bagi  mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar tidak asing denga nama warung tersebut. Terlebih mahasiswa yang tinggal di sekitar kampus.

Warung Dian merupakan tempat makan favorit bagi para mahasiswa Unhas yang terletak di sebelah utara kompleks kampus Unhas.

Di samping dekat, harga satu porsi makanannya sangat bersahabat dengan kantong para mahasiswa, sehingga tidak heran setiap hari, meja dan kursi warung dipadati oleh para mahasiswa.

Satu porsi makanan seharga Rp 10 ribu saja. Pembeli sudah bisa menikmati sepiring nasi, seiris ayam dan sayur.

Berita Terkait

Azizul, Putra Mansyur Semma, Jadi Imam dan Mengajar Alquran di Madinah

Anugrah, Bocah Pengantar Penumpang Kapal ke Pulau-pulau Terdekat dari Makassar

Kisah Nurdin, Berbekal Jualan Ikan Sukses Mengantarkan Tiga Putrinya Jadi Sarjana

4 Sektor tak Terdampak Pandemi Covid-19 di Barru

Bukan hanya mahasiswa, juga terlihat beberapa pendatang dan pegawai kerap singgah menunaikan sarapan dan makan siangnya.

Adapun daya tarik tersendiri yakni cita rasa yang ditawarkan tidak pernah berubah dari waktu ke waktu, hal itu diungkap salah seorang pengunjung yang merupakan langganan warung tersebut, Afdal,

Sejak menjadi mahasiswa tahun 2015 lalu mengaku cita rasa makanan warung Dian tidak pernah berubah.

“Dulu sejak mahasiswa baru saya selalu kesini makan bahkan sampai sekarang, kalau soal rasa tidak pernah berubah,” ungkap Raja saat diwawancarai oleh Pijarnews.com usai makan siang, Rabu (10/8/2022).

Siapa sangka warung tersebut telah berumur 33 tahun yang mulai dirintis oleh sepasang suami istri yang bernama Fuji Amana dan Sustrisnio. Mereka merintis usaha tersebut pada tahun 1989 silam.

Ruri (43) yang merupakan pengelola warung itu menceritakan, sebelumnya warung yang merupakan milik keluarga itu hanya menyewa tempat yang tidak jauh dari tempat sekarang.

Perempuan berambut lurus itu mengatakan, harga makanan saat itu masih dihargai Rp500 per porsi, di mana pembeli sudah bisa mendapat sepiring nasi, seiris ayam serta sayurnya.

“Dulu punyanya ibu sih. Ibu yang merintis, saya masih belum disini. Ibu saya merintis tahun 1989 awal beliau mulai menjual. Dulu di sebelah sana tapi masih ngontrak terus, begitu mi.  Dulu masih harga 500 rupiah satu porsi nasi ayam yang sama dan tidak berubah memang menunya,” ungkap Ruri.

 

Ia juga menyampaikan bahwa sejak dulu di samping ada yang membeli langsung, warung Dian juga diramaikan pesanan untuk kegiatan OSPEK mahasiswa serta sebagian anak SMA yang juga memesan untuk kegiatan di sekolanya.

“Terus waktu itu banyak ospek, banyak yang pesan kan jadi rata-rata yang beli mahasiswa memang. Bahkan anak SMA juga pesan di sini kalau ada acara dan memang terkenal murah kan,” jelasnya.

Bahkan kata Ruri, dulu bagi pembeli mahasiswa yang belum mendapat kiriman dari orang tuanya dibolehkan untuk makan namun akan dicatat namanya.

“Bahkan biasa kita dulu yang belum ada kirimanya bisa mencatat dulu (meminjam) jadi dulu ada buku catatan yang belum bisa bayar,” ucapnya.

Kendati demikian ia mengaku tidak mengalami kerugian saat ditanya, justru ia senang bisa membantu orang lain, sebab katanya sejak ia kuliah pernah merasakan tidak punya uang dan harus mencari makanan yang murah.

“Tidak karena kita sistem kekeluragaan, saya disini  8 bersaudara kuliah semua di Unhas, enam diantaranya lulus di Unhas. Jadi biasa rasakan kalau tidak punya uang atau makan harus harga murah, jadi begitumi,” terangnya.

Meski tidak spesifik disebutkan, omzet per bulan warung yang ber-tagline “Pantang Pulang sebelum Kenyang” itu mencapai puluhan juta rupiah.

Hasil dari warung itu juga berhasil menjadikan 8 anak pasangan Fuji Amanan dan Sutrisno menyadang gelar sarjana masing-masing di berbagai kampus terkemuka.

“Saya 8 bersaudara, 6 lulus di Unhas, 1 di Lambung Madura, 1 di STIMIK. Delapan orang  bisa sarjana karena hasil warung ini saja,” imbuhnya.

Tidak hanya menguntungkan keluarganya juga menguntungkan orang lain, hal itu terbukti  berhasil mempekerjakan 10 orang karyawan. (*)

Repoter : Sucipto Al-Muhaimin

Editor: Dian Muhtadiah Hamna

Terkait: BerwirausahaKisah inspiratif

TerkaitBerita

ISEI Mamuju Punya Ketua Baru, Wahyu Maulid Adha Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi

ISEI Mamuju Punya Ketua Baru, Wahyu Maulid Adha Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi

Editor: Muhammad Tohir
12 Mei 2026

...

Terpilih Ketua di Sulsel, Asnun Siap Perkuat IKADAH

Terpilih Ketua di Sulsel, Asnun Siap Perkuat IKADAH

Editor: Muhammad Tohir
12 Mei 2026

...

Tamatkan Ratusan Santri, Ponpes Darul Aman Gombara Sukses Gelar Wisuda 2026 sekaligus Resmikan Lapangan Konstantinopel Hall

Tamatkan Ratusan Santri, Ponpes Darul Aman Gombara Sukses Gelar Wisuda 2026 sekaligus Resmikan Lapangan Konstantinopel Hall

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
11 Mei 2026

...

Tim PKM Psikologi UNM Hadirkan Panggung Mini Qur’ani, Ubah Santri dari Diam Jadi Percaya Diri

Tim PKM Psikologi UNM Hadirkan Panggung Mini Qur’ani, Ubah Santri dari Diam Jadi Percaya Diri

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
4 Mei 2026

...

Berita Terkini

Baru Dilantik, Rektor IAIN Parepare Hadiri Rakor Nasional PMB PTKIN di Jakarta

Baru Dilantik, Rektor IAIN Parepare Hadiri Rakor Nasional PMB PTKIN di Jakarta

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

8 Unit JIAT di Sidrap, Bupati: Persoalan Air Mulai Teratasi

8 Unit JIAT di Sidrap, Bupati: Persoalan Air Mulai Teratasi

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

Kafilah Pinrang Pertahankan Prestasi di MTQ Sulsel, Bupati Irwan Bangga

Kafilah Pinrang Pertahankan Prestasi di MTQ Sulsel, Bupati Irwan Bangga

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

Jawab Keluhan Warga, Wali Kota Parepare Turun Langsung Pantau Penanganan Drainase

Jawab Keluhan Warga, Wali Kota Parepare Turun Langsung Pantau Penanganan Drainase

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

Open Pickleball Cahaya Mario Cup 2026 Siap Digelar, Diikuti 500 Atlet dari Dalam dan Luar Sulsel

Open Pickleball Cahaya Mario Cup 2026 Siap Digelar, Diikuti 500 Atlet dari Dalam dan Luar Sulsel

Editor: Muhammad Tohir
12 Mei 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan