• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Opini

Merawat Kerukunan Lewat Permainan Gasing

Editor: Tim Redaksi
20 Mei 2021
di Opini
Merawat Kerukunan Lewat Permainan Gasing

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Gasing merupakan salah satu permainan tradisional yang masih diminati hingga saat ini, meski permainan ini hampir mengalami kepunahan akibat berkembangnya teknologi saat ini.

Mayoritas teori mengatakan, awalnya permainan ini muncul dari masyarakat pesisir pantai melayu yang menggunakan buah berembang. Ada pula yang berpandangan permainan ini berawal dari anak-anak yang memainkan menggunakan telur yang diputar, lalu muncul lah sebuah ide untuk dikembangkan menggunakan bahan kayu yang kuat berupa kayu sampi, sampi tanru, sampi pute, dan aju cempa supaya tidak mudah reppa atau tappolodua (pecah atau terbelah dua).

Dalam segi penggunaanya sangatlah mudah jika dilihatnya, akan tetapi membutuhkan abilitas yang baik, tepat sasaran jika diletakkan di atas kayu dan harus memiliki keseimbangan berputar. Di sisi lain, melakukan pelemparan hingga mengenainya dan mendapatkan point. Akan tetapi, belum ada data lengkap terkait kejelasan sejarah atau asal usul mengenai permainan Gasing.

Hanya sedikit masyarakat di beberapa wilayah yang masih memiliki aktualisir dalam memainkan permainan tradisional ini. Contohnya, masyarakat Bugis di Sulawesi Selatan.

BeritaTerkait

Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

24 September 2026
Senyum Di Balik Truk Batu Bara

Senyum Di Balik Truk Batu Bara

20 September 2026
Moderasi Beragama di Ruang Digital: Menjaga Perbedaan di Tengah Derasnya Informasi

Moderasi Beragama di Ruang Digital: Menjaga Perbedaan di Tengah Derasnya Informasi

16 September 2026
Politik Viral dan Krisis Kepercayaan Publik

Politik Viral dan Krisis Kepercayaan Publik

29 Agustus 2026

Salah satunya, di Kabupaten Sidrap, Kecamatan Pitu Riase, Desa Barukku, Dusun 02 Salo Palakka. Tiap tahun, Gasing masih masih dijadikan permainan musiman. Baik anak-anak, remaja bahkan orang tua pun ikut serta dalam memainkan permainan ini.

Kegiatan ini jika diperhatikan dengan teliti, sarat akan keharmonisan, keakraban dan kerja sama tim. Tidak pandang usia, antara anak-anak, remaja, orang tua. Pemain tetap akur, saling tersenyum, sesekali ada canda tawa dalam memainkan permainan ini.

Seharusnya, permainan inilah yang membutuhkan apresiasi dan apresiatif dijadikan simbol dari kekompakan, solidaritas bahkan silaturahmi dan menjaga kerukunan masyarakat melalui sebuah permainan tradisional.

Jika di tinjau menurut Hadits Nabi Muhammad SAW, diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari al-Mukminin fi al-Hadits Muhammad bin ismail al-Bukhari
“Silaturahmi bukanlah yang saling membalas kebaikan, tetapi seseorang yang berusaha menjalin hubunganya dengan baik, meski lingkungan terdekat merusak hubungan persaudaraan dengan dirinya.”

Artinya, jika dibandingkan dengan permainan yang sekarang berbasis android (online) memang pada mulanya menimbulkan kekompakkan yang baik, tetapi ada keganjilan yang mesti diperbaharui supaya tidak mengalami lag, afk atau eror, yakni memperbaiki kosa kata yang santun, sopan dan tidak menimbulkan kegaduhan dan kebencian.

Karena arti dari sebuah silaturahmi itu, memiliki hubungan yang baik. Sebaik-baiknya permainan itu yang saling menghargai, baik dari segi adab terhadap yang lebih tua dan menjaga mulut supaya tidak mengeluarkan argumen-argumen yang tidak menyakiti perasaaan orang.

Kebudayaan seperti inilah yang mutlak harus dibangun dan dijaga setiap generasi, Melalui permainan toriolo (dulu) yang mensimbolkan kedamaian, ketentaraman serta keakraban.

Penulis : Kiswan Yuhandira (Mahasiswa IAIN Parepare)

Editor: Misbah Sabaruddin

Terkait: GasingIAIN ParepareKerukunanPermainan Tradisional

BeritaTerkait

IAIN Parepare Luncurkan Prodi Studi Islam Jenjang Doktor

IAIN Parepare Luncurkan Prodi Studi Islam Jenjang Doktor

Editor: Tohir Muhammad
8 September 2026

...

Bangun Ekosistem Pendidikan Kuat, Pemkot dan IAIN Parepare Tanda Tangani MoU

Bangun Ekosistem Pendidikan Kuat, Pemkot dan IAIN Parepare Tanda Tangani MoU

Editor: Tohir Muhammad
1 September 2026

...

Mentorta Perkuat Ekosistem Riset Mahasiswa PTKI, Dampingi Tim IAIN Parepare Lolos Final BRINATHON IRIFair 2026

Mentorta Perkuat Ekosistem Riset Mahasiswa PTKI, Dampingi Tim IAIN Parepare Lolos Final BRINATHON IRIFair 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
28 Agustus 2026

...

Berita Populer

  • Festival Budaya Gau Maraja Digelar 28 September, Terbuka untuk Publik dan Gratis

    Festival Budaya Gau Maraja Digelar 28 September, Terbuka untuk Publik dan Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bone BerAmal FC Juara Piala Gubernur Sulsel 2026, Tekuk Sidrap United Lewat Adu Penalti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanamkan Kedisplinan dan Nilai Agama, Tiga Sekolah di Parepare Ini Kompak Gelar Salat Duha Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masjid Al-Hijrah dan Rumah Tahfidz Muhammadiyah Akan Dibangun di Manisa, Butuhkan Anggaran Rp905 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi