• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 10 Juni, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Merawat Kerukunan Lewat Permainan Gasing

Tim Redaksi Editor: Tim Redaksi
20 Mei 2021
di Opini

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Gasing merupakan salah satu permainan tradisional yang masih diminati hingga saat ini, meski permainan ini hampir mengalami kepunahan akibat berkembangnya teknologi saat ini.

Mayoritas teori mengatakan, awalnya permainan ini muncul dari masyarakat pesisir pantai melayu yang menggunakan buah berembang. Ada pula yang berpandangan permainan ini berawal dari anak-anak yang memainkan menggunakan telur yang diputar, lalu muncul lah sebuah ide untuk dikembangkan menggunakan bahan kayu yang kuat berupa kayu sampi, sampi tanru, sampi pute, dan aju cempa supaya tidak mudah reppa atau tappolodua (pecah atau terbelah dua).

Dalam segi penggunaanya sangatlah mudah jika dilihatnya, akan tetapi membutuhkan abilitas yang baik, tepat sasaran jika diletakkan di atas kayu dan harus memiliki keseimbangan berputar. Di sisi lain, melakukan pelemparan hingga mengenainya dan mendapatkan point. Akan tetapi, belum ada data lengkap terkait kejelasan sejarah atau asal usul mengenai permainan Gasing.

Hanya sedikit masyarakat di beberapa wilayah yang masih memiliki aktualisir dalam memainkan permainan tradisional ini. Contohnya, masyarakat Bugis di Sulawesi Selatan.

Salah satunya, di Kabupaten Sidrap, Kecamatan Pitu Riase, Desa Barukku, Dusun 02 Salo Palakka. Tiap tahun, Gasing masih masih dijadikan permainan musiman. Baik anak-anak, remaja bahkan orang tua pun ikut serta dalam memainkan permainan ini.

Berita Terkait

JFC 2026 IAIN Parepare Gaungkan Literasi Digital, 91 Pelajar Adu Kreativitas Media

Baru Dilantik, Rektor IAIN Parepare Hadiri Rakor Nasional PMB PTKIN di Jakarta

Lantik Rektor Baru IAIN Parepare, Ini Pesan Menag Nasaruddin Umar

DKP DEMA-FUAD IAIN Parepare Hadir di Pelosok Pinrang, Bawa Misi Ilmu dan Perubahan

Kegiatan ini jika diperhatikan dengan teliti, sarat akan keharmonisan, keakraban dan kerja sama tim. Tidak pandang usia, antara anak-anak, remaja, orang tua. Pemain tetap akur, saling tersenyum, sesekali ada canda tawa dalam memainkan permainan ini.

Seharusnya, permainan inilah yang membutuhkan apresiasi dan apresiatif dijadikan simbol dari kekompakan, solidaritas bahkan silaturahmi dan menjaga kerukunan masyarakat melalui sebuah permainan tradisional.

Jika di tinjau menurut Hadits Nabi Muhammad SAW, diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari al-Mukminin fi al-Hadits Muhammad bin ismail al-Bukhari
“Silaturahmi bukanlah yang saling membalas kebaikan, tetapi seseorang yang berusaha menjalin hubunganya dengan baik, meski lingkungan terdekat merusak hubungan persaudaraan dengan dirinya.”

Artinya, jika dibandingkan dengan permainan yang sekarang berbasis android (online) memang pada mulanya menimbulkan kekompakkan yang baik, tetapi ada keganjilan yang mesti diperbaharui supaya tidak mengalami lag, afk atau eror, yakni memperbaiki kosa kata yang santun, sopan dan tidak menimbulkan kegaduhan dan kebencian.

Karena arti dari sebuah silaturahmi itu, memiliki hubungan yang baik. Sebaik-baiknya permainan itu yang saling menghargai, baik dari segi adab terhadap yang lebih tua dan menjaga mulut supaya tidak mengeluarkan argumen-argumen yang tidak menyakiti perasaaan orang.

Kebudayaan seperti inilah yang mutlak harus dibangun dan dijaga setiap generasi, Melalui permainan toriolo (dulu) yang mensimbolkan kedamaian, ketentaraman serta keakraban.

Penulis : Kiswan Yuhandira (Mahasiswa IAIN Parepare)

Editor: Misbah Sabaruddin

Terkait: GasingIAIN ParepareKerukunanPermainan Tradisional

TerkaitBerita

Indonesia Jadi Sarang Mafia Judi Online: Bukti Lemahnya Pengawasan Negara

Indonesia Jadi Sarang Mafia Judi Online: Bukti Lemahnya Pengawasan Negara

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
31 Mei 2026

...

Momentum Dzulhijjah-Dari Puasa Arafah hingga Haji: Jalan Spiritual Merawat Mental

Momentum Dzulhijjah-Dari Puasa Arafah hingga Haji: Jalan Spiritual Merawat Mental

Editor: Muhammad Tohir
26 Mei 2026

...

Membangun Mimpi Pendidikan Layak

Membangun Mimpi Pendidikan Layak

Editor: Muhammad Tohir
21 Mei 2026

...

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Editor: Tim Redaksi
14 Mei 2026

...

Berita Terkini

Wisuda Santri LPPTKA-BPKRMI, Tasming Hamid: Kemampuan Baca Al-Qur’an Harus Terus Diasah

Wisuda Santri LPPTKA-BPKRMI, Tasming Hamid: Kemampuan Baca Al-Qur’an Harus Terus Diasah

Editor: Muhammad Tohir
8 Juni 2026

Wali Kota Parepare Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni BAZNAS di Bacukiki

Wali Kota Parepare Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni BAZNAS di Bacukiki

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

HIMPOSIP UMS Rappang Bakal Gelar Seminar, Hadirkan Sherly Annavita

HIMPOSIP UMS Rappang Bakal Gelar Seminar, Hadirkan Sherly Annavita

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

ASN Pemkab Sidrap Terima Gaji ke-13, Total Anggaran Rp28 Miliar

ASN Pemkab Sidrap Terima Gaji ke-13, Total Anggaran Rp28 Miliar

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

Tasming Hamid Pimpin Pengerukan Saluran Pembuangan Air Utama di Labukkang

Tasming Hamid Pimpin Pengerukan Saluran Pembuangan Air Utama di Labukkang

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan