• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Minggu, 19 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

OPINI : Tips Hidup Enjoy di Tahun 2023

Oleh Rizal Mahasiswa FEBI KPM Mandiri IAIN Parepare

Amrihani Editor: Amrihani
11 Januari 2023
di Opini
Rizal

Rizal

OPINI-Kata Mas Fiersa Besari “Hidup adalah serangkaian kebetulan yang menyamar”. Serangkaian kebetulan-kebetulan yang menyamar ini akan kalian lewati selama kalian masih berproses dalam hidup, semuanya sudah di atur dalam rasio kehidupan, hal itu merupakan suatu ketetapan hukum alam.

“Hidup adalah suatu proses dan pilihan”, dan memang benar. Terkadang kita selalu bertanya untuk apa saya hidup? dan hal bermanfaat apa yang bisa saya lakukan selama saya masih hidup? Untuk menjawab semua hal itu kalianlah yang menjawab sendiri, si paling tahu dan si paling mengerti diri kalian sendiri.

Saya pernah membaca kutipan dari salah seorang senior kampus “Pada akhirnya tidak ada yang tetap bersamamu kecuali dirimu sendiri! Maka jagalah dirimu baik-baik!”. Menjaga dan merawat diri sendiri untuk tetap kuat dan baik-baik saja memanglah gampang-gampang sulit, namun sangat penting untuk kalian perhatikan dan lakukan. Terkadang kita senantiasa terlalu memperhatikan seseorang, bekerja keras untuknya, hingga sampai menguras tenaga memikirkannya dan sialnya belum tentu dia melakukan hal demikian, Bodoh!. Diri sendiri yang menjadi korban, lupa memperhatikan dan melihat kondisi yang ada pada diri kita sendiri apalagi sampai terpuruk tidak berdaya, waduh sudah berapa abad berada pada tahap parah jika dibiarkan seperti ini.

“Sebelum mencintai seseorang, Belajarlah mencintai dirimu sendiri terlebih dahulu”. Terkadang kamu memilih jatuh cinta terhadap seseorang melaui proses rangkaian peristiwa yang panjang dan hal itu di luar kendali kita! Jadi wajar menyakitkan ketika terlalu berharap terhadap seseorang lalu tidak sesuai dengan apa yang diidamkan, sakit pasti. Sekali lagi hal itu di luar kendali kita. Kecuali dengan mencintai diri sendiri, hal itu sepenuhnya dibawa kendali dan hak kalian, dengan belajar mencintai diri sendiri menghindarkan diri kalian pada realitas dunia yang tak sejalan dengan keinginan dan harapan. Maka cintailah dirimu sebaik-baiknya cinta, dengan menerima segala kekurangan dan mengasah segala kelebihannya.

Setiap orang memiliki tujuan hidup masing-masing dan hal itu merupakan suatu visi dan misi yang ingin kita capai selama di beri kesempatan untuk masih hidup. Untuk mencapai hal tersebut dibutuhkan suatu  keinginan dan dorongan agar bisa mencapainya dengan cara dan jalur yang ditempuh masing-masing. Hal tersebut merupakan target yang mesti kita kunci rapat-rapat, namun bukan berarti kita tertekan dan terbeban atas target tersebut. Siapa  manusia yang suka dengan hidup tertekan dan tidak tenang dalam menjalani suatu kehidupan di dunia (apalagi bagi kalian yang menjalin suatu hubungan dengan rasa terkekang).

Berita Terkait

Judol Menghilangkan Nyawa

Pegawai Jasa Lainnya Perorangan, Solusi Tambal Sulam Kapitalistik

Membatasi Medsos Anak: Solusi Nyata atau Sekadar Tambal Sulam?

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

“Dunia ji ini teman” kata salah seorang partner dan jangan di bawa pusing! Apalagi sampai jadi beban fikiran dan membuat jatah makan kalian berkurang. Nyaman dalam menjalani kehidupan tergantung dari bagaimana perspektifmu dalam memandang kehidupan. Nyaman tergantung juga bagaimana lingkup ruang hidupmu bekerja. Beberapa Tips yang bisa di terapkan agar menjalani hidup kalian lebih, enjoy, mengurangi tingkat darah tinggi kalian.

  1. Jalani hidup dengan cara kamu sendiri, bukan cara orang lain

Hidupmu adalah tanggunganmu, yang bertanggung jawab sepenuhnya atas hidupmu lahir dan batin adalah dirimu sendiri. Walaupun kita mampu bertahan hidup karna beberapa faktor bantuan dari orang lain, dibesarkan oleh orang tua belum tentu mereka akan selalu ada. Mendengar dan menjalankan pendapat orang lain bahkan kamu mau diatur sesuai dengan keinginan dan kemauannya, lalu harus kamu terima secara mentah. Ketika ada suatu hal yang tidak sesuai dengan keinginan dan jalanmu, kemudian mendengarkan saran dan kemauan yang dicinta mengatur-ngatur soal kehidupanmu, selagi membuatmu tidak nyaman dan membuatmu menjadi bukan diri sendiri, maka jangan dipaksakan untuk dilakukan. Menjadi bukan diri sendiri terkadang boomerang bagi kita sendiri. Keputusan ada di tanganmu saat ini. Dan setiap hal terkait dirimu ada dalam kendali mu, Hiduplah dengan seni, cara, dan keputusanmu sendiri tanpa harus mengikuti ajaran dan cara orang lain yang membuatmu menjadi bukanlah dirimu sendiri.

  1. Jangan mudah terprovokasi perkataan orang lain

Manusia selaras dengan alam. Setiap peristiwa yang dialami pasti ada benturan dari peristiwa-peristiwa yang dialami oleh orang lain dan hal itu merupakan suatu rangkaian-serangkaian dalam kehidupan, saling terhubung satu sama lain. Termasuk dalam memilih lingkungan pergaulanmu yang sangat berpengaruh terhadap tingkah laku, pola fikir , dan kualitasmu. Ada banyak jenis orang di dunia yang akan kalian temui. Mungkin kalian pernah temui di lingkungan hidupmu, salah satunya orang yang suka memprovokasi hingga menjerumuskan ke permasalahan atau perselisihan. Memang menghadapi masalah mampu lebih mendewasakan, tapi bukan malah mencari masalah, sebaiknya hindari jenis orang tersebut agar hidupmu lebih tenang.

  1. Cukup bahagiakan orang-orang yang kamu sayang saja

Jangan habiskan waktu apalagi bercita-cita tinggi membahagiakan seluruh orang. Jangan mengorbankan waktu dan perhatianmu hanya untuk orang-orang yang tak melakukan hal yang serupa, seperti yang kamu lakukan. Jelas melelahkan apalagi sampai makan hati. Hal itu sia-sia dan waktu terlalu berharga untuk dibuang dan dibagi untuk mereka (terutama yang meninggalkan bekas luka masa lalu). Simpan energimu untuk membahagiakan beberapa orang yang kamu sayang. Tidaklah harus banyak, cukup untuk orang-orang terpenting yang hadir di dalam hidupmu. Dunia ini begitu luas, hidup teramat Panjang, kesempatan masih terbuka lebar untuk bisa membahagiakan orang-orang yang kamu sayang.

  1. Lebih pandai bersyukur

Setiap orang terlahir dari segi kemampuan, kekurangan, dan kelebihan yang berbeda-beda. Hal yang mampu kita peroleh tersebut merupakan suatu nikmat yang tak terhitung jumlahnya jika  kita mau hitung, baik itu nikmat kesehatan, kekuatan, keimanan, kebahagiaan, harta dan sebagainya. Bersyukur atas apa yang dimiliki saat ini dan belum tentu orang mampu mendapatkannya tanpa harus membanding-bandingkan apa pencapaian dan yang dimiliki oleh orang lain.

Jika kalian menghargai apa yang kalian miliki saat ini di barengi dengan rasa syukur, Insya Allah kalian akan merasa orang paling kaya dan berkecukupan versi kalian. Melihat hal yang menggoda dan menggiurkan melalui instastory ataupun story WhatsApp (WA) menjadi ujian kalian dan bisa saja mendekatkan diri kalian pada sifat iri hati dan dengki. Bukan melarang, tapi meminimalisir agar hidupmu tetap enjoy.

  1. Jangan lupa senyum

Selain memperoleh pahala, senyum juga dapat memberikan energi positif dan mampu mengurangi penuaan dini pada seseorang. Hal itu sudah teruji secara klinis dan senyum juga menggambarkan suatu perasaan kesenangan dan kebahagiaan seseorang.

6. Point penting yang harus kalian ketahui adalah jangan lupa untuk membahagiakan diri sendiri sebelum membahagiakan orang lain.

Tulisan opini yang dipublikasikan di media online ini menjadi tanggung jawab penulis secara pribadi. PIJARNEWS.COM tidak bertanggung jawab atas persoalan hukum yang muncul atas tulisan yang dipublikasikan.

Terkait: Opini

TerkaitBerita

Judol Menghilangkan Nyawa

Judol Menghilangkan Nyawa

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

...

Pegawai Jasa Lainnya Perorangan, Solusi Tambal Sulam Kapitalistik

Pegawai Jasa Lainnya Perorangan, Solusi Tambal Sulam Kapitalistik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
13 April 2026

...

Membatasi Medsos Anak: Solusi Nyata atau Sekadar Tambal Sulam?

Membatasi Medsos Anak: Solusi Nyata atau Sekadar Tambal Sulam?

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 April 2026

...

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

...

BeritaTerkini

Gaya Santai Tasming Hamid: Joging, Sapa Warga, Serap Aspirasi

Gaya Santai Tasming Hamid: Joging, Sapa Warga, Serap Aspirasi

Editor: Muhammad Tohir
16 April 2026

Pimpin Apel di PDAM Wali Kota Parepare Tasming Hamid Sampaikan Apresiasi

Pimpin Apel di PDAM Wali Kota Parepare Tasming Hamid Sampaikan Apresiasi

Editor: Muhammad Tohir
16 April 2026

Judol Menghilangkan Nyawa

Judol Menghilangkan Nyawa

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

Dalami Keamanan Siber, Siswa SMAN 8 Pinrang Ini Diganjar Penghargaan dari NASA

Dalami Keamanan Siber, Siswa SMAN 8 Pinrang Ini Diganjar Penghargaan dari NASA

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan