• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 21 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Tim LP2M-PKM Psikologi UNM Gelar Pelatihan Psikoterapi Islam untuk Santri di Kecamatan Parangloe Gowa

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
15 Mei 2025
di Sulselbar
Ketua PKM, Ahmad Yasser Mansyur menjadi pemateri dalam Pelatihan Psikoterapi Islam pada Santri di Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa selama dua hari, pada Ahad-Senin (11-12/5/2025)

Ketua PKM, Ahmad Yasser Mansyur menjadi pemateri dalam Pelatihan Psikoterapi Islam pada Santri di Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa selama dua hari, pada Ahad-Senin (11-12/5/2025)

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM–Tim PKM Psikologi UNM bekerja sama dengan LP2M UNM mengadakan Pelatihan Psikoterapi Islam pada Santri di Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa selama dua hari, pada Ahad-Senin (11-12/5/2025).

Kegiatan PKM ini melibatkan beberapa santri yang berada di Kecamatan Parangloe yang bertempat di ruang kelas SMAS Hizbul Wathan desa Belapunranga. Tim PKM Psikologi UNM terdiri Ketua: Ahmad Yasser Mansyur, Anggota: Ahmad Razak dan Basti Tetteng  menerapkan  Pelatihan Psikoterapi Islam sebagai modalitas Koping  Religius para santri untuk menghadapi problem psikis yang dialami di peondok Pesantren.

Menurut Ketua PKM, Ahmad Yasser bahwa berdasar survei pada tahun 2024 lalu di beberapa pondok pesantren di Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa didapatkan beberapa problem yang dialami santri. Secara psikologis didapatkan gejala ringan berupa: merasa was-was, khawatir, konsentrasi terganggu, kurang motivasi dan sulit menghafal Alquran.

Kemudian  ada pula santri yang minder dan tidak percaya diri, ingin berhenti dari pondok, dan melarikan diri dari pondok. Fenomena problem psikis santri tersebut perlu segera ditangani agat tidak  menjadi momok pada lembaga pendidikan untuk menyukseskan santrinya dalam meraih prestasi yang gemilang.

Ketua PKM ini mengatakan bahwa Mitra dalam kegiatan PKM ini adalah para santri   di beberapa pondok pesantren yang mengalami problem psikis di Kecamatan Parangloe.  Penanganan masalah mitra adalah dengan menggunakan  pendekatan psikoterapi islam.

Berita Terkait

Warga Pesantren Hizbul Wathan Muhammadiyah Sulsel Salat Gerhana Bulan di Lapangan

Santri Pesantren HW Muhammadiyah Sulsel Gelar Lomba Kemerdekaan RI ke-80, Usung Tema peduli Anak Palestina

Santri-Santriwati Pesantren Hizbul Wathan Muhammadiyah Sulsel Mengikuti Program I’ddad Selama Tiga Bulan

Pesantren Hizbul Wathan Muhammadiyah Sulsel Gelar Wisuda Tahfidz dan Penamatan Santri MTs dan SMA Angkatan Pertama

Secara umum langkah-langkah dalam menangani problem psikis santri dilakukan dilakukan dengan format FGD dan Pelatihan dengan metode eksperimen untuk mengetahui efektivitas pelatihan.

Berdasar hasil analisis problem psikis secara komprehensif yang dialami santri di pondok Pesantren, maka disusun gambaran IPTEKS untuk menangani problem psikis tersebut.  IPTEKS psikoterapi islam dirancang berdasar pada aspek psikologis terdiri dari  kognitif, afektif (emosi) dan tingkah laku (psikomotor).

Kemudian, menagani problem problem psikis dimulai dari pusat fungsi psikis yaitu qalbu. Selanjutnya ia menyatakan, luaran utama kegiatan pengabdian ini dirancang untuk menghasilkan satu bentuk ”koping religius” bagi santri.

Koping religius menjadi alat keterampilan santri  mengatasi problem psikis yang dialaminya dalam lingkungan pesantren. Santri akan mengalami perubahan  psikologis yang mengantarkan santri terhidar dari tekanan psikologis. Oleh karena itu, setelah  mengikuti psikoterapi islam ini, para peserta memiliki wawasan teoretis  dan praktis yang dibutuhkan santri dalam memahami problem psikologis dalam diri dan menggunakan potensi fungsi psikis yang ada dalam diri untuk dapat menangani problem psikis di lingkungan pesantren.

Oleh  karena itu, baik secara konsep, metodologi, maupun teknik-teknik praktis, santri diharapkan mampu melakukan evaluasi dan menangani problem psikis yang dialaminya. Selian luaran utama, setelah  mengikuti kegiatan PKM  ini santri dapat: 1).Memahami potensi diri dan fungsi psikis (kognitif, afektif dan psikomotor), 2).Memahami fungsi qalbu sebagai pusat kesadaran dan pengendali perilaku sehinga psikoterapi dapat ditempatkan di qalbu. 3). Memahami dimensi problem psikis (psikis, fisik dan sosial), 4) Dapat melakukan aktualisasi diri dan lepas dari tekanan di lingkungan pesantren (belajar dan beraktivitas dengan normal).

Ustaz Qadir sebagai koordinator pesantren Parangloe menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan PKM ini sangat strategis dan efektif untuk menangani problem psikis santri yang dapat menjadi rujukan bersama pondok pesantren atau bagi lembaga pendidikan dengan program boarding (berasrama). Selain itu secara personal, santri dapat memiliki skill/keterampilan  koping religius agar memilik daya adaptasi diri (adjasment) terhadap lingkungannya. (rls)

Terkait: Pesantren Hizbul Wathan Muhammadiyah SulselUniversitas Negeri Makassar

TerkaitBerita

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

...

ASN Kompeten Jadi Fokus Pelantikan Pejabat Fungsional LAN RI

ASN Kompeten Jadi Fokus Pelantikan Pejabat Fungsional LAN RI

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
13 April 2026

...

Muhammadiyah Terima Wakaf Tanah di Majene Senilai Rp 2 Miliar

Muhammadiyah Terima Wakaf Tanah di Majene Senilai Rp 2 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
7 April 2026

...

Pakar Hadis Tarbawi Hadir, Halalbihalal  Muhammadiyah Sulbar  Ungkap Sejarah Awal Persyarikatan di Mandar

Pakar Hadis Tarbawi Hadir, Halalbihalal Muhammadiyah Sulbar Ungkap Sejarah Awal Persyarikatan di Mandar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
7 April 2026

...

BeritaTerkini

Dorong Literasi Akademik, Dosen Sumbangkan Karya Ilmiah ke Perpustakaan Kampus IAIN Parepare

Dorong Literasi Akademik, Dosen Sumbangkan Karya Ilmiah ke Perpustakaan Kampus IAIN Parepare

Editor: Muhammad Tohir
21 April 2026

PLN UP3 Pinrang Peringati Hari Kartini 2026, Tegaskan Komitmen Emansipasi

PLN UP3 Pinrang Peringati Hari Kartini 2026, Tegaskan Komitmen Emansipasi

Editor: Muhammad Tohir
21 April 2026

Wali Kota Parepare Dukung Musda VI ICMI, Jadi Momentum Perkuat Persatuan Ormas Islam

Wali Kota Parepare Dukung Musda VI ICMI, Jadi Momentum Perkuat Persatuan Ormas Islam

Editor: Muhammad Tohir
21 April 2026

498 Peserta PPG IAIN Parepare Lulus, Tingkat Kelulusan Capai 99 Persen

498 Peserta PPG IAIN Parepare Lulus, Tingkat Kelulusan Capai 99 Persen

Editor: Muhammad Tohir
20 April 2026

Pimpin Upacara HKN, Tasming Hamid Tekankan Peran ASN sebagai Pelayan Publik dan Penyampai Informasi Valid

Pimpin Upacara HKN, Tasming Hamid Tekankan Peran ASN sebagai Pelayan Publik dan Penyampai Informasi Valid

Editor: Muhammad Tohir
20 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan