• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Pendidikan

Tim Pakar Unhas Lakukan Kajian Awal Pra Studi Kelayakan Produk Bawang Merah Tahan Fusarium Milik IPB University

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
29 Oktober 2025
di Pendidikan

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM--Dalam mendukung ketahanan pangan Nasional Tim pakar Universitas Hasanuddin Makassar yang diketuai oleh Prof.Dr.Ir.Elkawakib Syam’un,MP dan beranggotakan Prof. Dr. Ir. Sylvia Sjam, M.S (pakar Keahlian Teknis), Dr. Andi Syahwiah. A. Sapiddin, SH.,MH. (Pakar Regulasi dan Legal), Dr.Ir.Idris Summase, M.Si, (pakar Pasar dan Bisnis Model), juga ahli dari BRIN yaitu Dr. Retno Pangestuti, S.P, M.Sc melakukan pertemuan di Direktorat Inovasi dan Kekayaan Intelektual Unhas pada Rabu (29/10/2025).

Pertemuan tersebut diadakan diadakan dalam rangka kajian awal pra studi kelayakan di IPB University untuk produk bawang merah tahan fusarium (BATAFUS) yang telah melalui uji riset awal oleh peneliti IPB yaitu Prof. Dr. Ir. Sobir, M.Si., dalam rangka program hilirisasi Riset Prioritas Nasional untuk Dorongan Teknologi 2025 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemensaintekdikti).

Sebelumnya, Tim pakar Unhas telah melakukan kunjungan lapangan dan FGD pada tanggal 22-23 Oktober 2025 di IPB University. Kunjungan lapangan bertujuan untuk mengetahui secara langsung produk bawang batafus serta spesifikasi produk yang diteliti. Prof Elka selaku ketua tim menyebutkan bahwa bawang sebagai komoditi strategis nasional dalam menyukseskan program nasional diantaranya MBG (Makan Bergizi Gratis) yang terus digaungkan oleh pemerintah sebagai kunci dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) secara keseluruhan sehingga dapat meningkakan daya saing nasional dalam menyambut Indonesia Emas 2045.

Dalam kunjungan kelapangan, tim pakar memberikan beberapa rekomendasi yang bermanfaat untuk di terapkan oleh peneliti sehingga produk bawang batafus dapat ditingkatkan ke tahap berikutnya.

BeritaTerkait

Bentuk Karakter Mahasiswa, UMS Rappang Mulai Kokurikuler Tapak Suci

Bentuk Karakter Mahasiswa, UMS Rappang Mulai Kokurikuler Tapak Suci

7 Oktober 2026
Pupuk Kepedulian Sejak Dini, Sahabat Yatim dan Rumah Dongeng Gelar Infak Serentak di 3 SD di Parepare

Pupuk Kepedulian Sejak Dini, Sahabat Yatim dan Rumah Dongeng Gelar Infak Serentak di 3 SD di Parepare

6 Oktober 2026
Bentuk Karakter Anak Usia Dini, Safari Dongeng Ceria Sambangi Sekolah di Parepare

Bentuk Karakter Anak Usia Dini, Safari Dongeng Ceria Sambangi Sekolah di Parepare

6 Oktober 2026
SEKSOS.COM 2026 Resmi Ditutup, Ini Para Juaranya

SEKSOS.COM 2026 Resmi Ditutup, Ini Para Juaranya

5 Oktober 2026

Sedangkan pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang dilakukan setelah kunjungan lapangan, tim pakar dan tim inventor melakukan pembahasan secara mendalam terkait beberapa aspek seperti aspek bisnis, keuangan dan legal. Melalui evaluasi menyeluruh, tim pakar menilai potensi komersialisasi produk tersebut dari berbagai sisi—mulai dari teknologi produksi, ketersediaan bahan baku, kelayakan pasar, regulasi dan lisensi, kompetensi sumber daya manusia, hingga aspek investasi dan keberlanjutan industri.

“Diharapkan produk bawang merah batafus dapat direkomendasikan menjadi salah satu produk nasional yang menjadi prioritas dalam hilirisasi nasional sesuai Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan berdampak langsung dalam nilai tambah ekonomi lokal masyarakat,” pungkas Prof. Elka. (rls)

Terkait: Universitas Hasanuddin

Berita Terkait

Limbah Pupuk Cair Kotoran Ayam Kini Bisa Diolah Menjadi Bio Tablet Ramah Lingkungan di Desa Bontosunggu

Limbah Pupuk Cair Kotoran Ayam Kini Bisa Diolah Menjadi Bio Tablet Ramah Lingkungan di Desa Bontosunggu

Editor: Tim Redaksi
20 September 2026

...

Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
22 Agustus 2026

...

Tim PKM Universitas Hasanuddin Dampingi Poklahsar Milkfish Lestari  Soppeng Kembangkan Olahan Ikan Patin Berbasis Zero Waste

Tim PKM Universitas Hasanuddin Dampingi Poklahsar Milkfish Lestari Soppeng Kembangkan Olahan Ikan Patin Berbasis Zero Waste

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 Agustus 2026

...

Berita Populer

  • Jago Berargumen Jadi Modal Peserta Debat SEKSOS.COM 2026

    Jago Berargumen Jadi Modal Peserta Debat SEKSOS.COM 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SEKSOS.COM 2026 Resmi Ditutup, Ini Para Juaranya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paradoks Legal Standing: Kepentingan Publik dan Akses Bersyarat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penipuan Online Modus Janji Nikah, 11 Korban Tertipu Hingga Ratusan Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kompetisi SEKSOS.COM 2026 di SMAN 5 Parepare, Puluhan Siswa Lolos Semifinal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi