• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Kamis, 30 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Pengungsi di Sport Centre Majene Belum Dapat Bantuan

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
15 Januari 2021
di Peristiwa, Sulselbar

MAJENE, PIJARNEWS.COM–Sejak terjadinya gempa, Warga Majene, Sulawesi Barat memilih mengungsi, mereka takut dengan gempa susulan dan khawatir jika terjadi Tsunami.

Salah satu titik pengungsian adalah di Sport Centre, Jalan poros trans Sulawesi, Kecamatan Rangas, Majene, Sulbar. Ratusan warga masih bertahan di pengungsian, Jumat (14/1/2021).

Saharuna, pengungsi asal Kecamatan Rangas yang ditemui di lokasi pengungsian mengatakan terpaksa mengungsi karena takut akan terjadi Tsunami. Sahura memboyong istri dan tujuh anaknya untuk tinggal dipengungsian.

“Saya mengungsi karena takut terjadi longsor susulan,” Ungkapnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Hasnah, yang terpaksa meninggalkan rumahnya karena takut terjadi gempa susulan dan tsunami.

Berita Terkait

Gempa Bumi Magnitudo 7,6 di Bitung, Terdeteksi Gelombang Tsunami Kecil

Guncangan Gempa Hanya 2 Detik, Belasan Rumah Rusak Bolaang Mongondow Timur

Bone Diguncang Gempa M 4,1, Dirasakan hingga Soppeng

Dokter Helmiyadi Tutup Usia, RSUD Andi Makkasau Sampaikan Bela Sungkawa

“Saya mengungsi karena takut gempa dan Tsunami,” ucapnya

Hasana mengaku selama ada di pengungsian belum ada bantuan dari pemerintah.

Kabid kedaruratan, BPBD Majene, Sirajuddin yang ditemui dikantornya mengatakan, ratusan warga mengungsi ke tempat yang lebih tinggi karena takut akan ada gempa susulan serta potensi Tsunami.

Warga yang mengungsi tersebut tersebar di beberapa titik serta berasal dari empat Kecamatan yakni Kecamatan Sendana, Tammeroddo Sendana, Tubo Sendana dan Malunda.

Ratusan pengungsi tersebut di dominasi anak-anak dan wanita.

Akibat gempa itu 3 warga di laporkan meninggal, puluhan luka-luka, ribuan warga mengungsi, Bangunan roboh dan rumah warga rusak.

Reporter: Rahmayani

Terkait: Bantuan GempaGempaMejenePengungsiSulbar

TerkaitBerita

Ngopi Kamtibmas: Dari Secangkir Kopi, Polisi dan Warga Antang Rajut Keamanan Kota

Ngopi Kamtibmas: Dari Secangkir Kopi, Polisi dan Warga Antang Rajut Keamanan Kota

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 April 2026

...

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

...

ASN Kompeten Jadi Fokus Pelantikan Pejabat Fungsional LAN RI

ASN Kompeten Jadi Fokus Pelantikan Pejabat Fungsional LAN RI

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
13 April 2026

...

Muhammadiyah Terima Wakaf Tanah di Majene Senilai Rp 2 Miliar

Muhammadiyah Terima Wakaf Tanah di Majene Senilai Rp 2 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
7 April 2026

...

Berita Terkini

HUT ke-74, PT PELNI Parepare Dorong Peningkatan Kinerja dan Layanan

HUT ke-74, PT PELNI Parepare Dorong Peningkatan Kinerja dan Layanan

Editor: Muhammad Tohir
29 April 2026

Ramah HAM, Imigrasi Parepare Berikan Prioritas bagi Kelompok Rentan Tanpa Daftar Online

Ramah HAM, Imigrasi Parepare Berikan Prioritas bagi Kelompok Rentan Tanpa Daftar Online

Editor: Muhammad Tohir
29 April 2026

Abdikan Diri untuk Alquran, Mustafiah Dirikan Kebun Tahfidz

Abdikan Diri untuk Alquran, Mustafiah Dirikan Kebun Tahfidz

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
29 April 2026

Kesenjangan Kebijakan dan Realitas, Harga Beras di Poso Masih Tinggi

Kesenjangan Kebijakan dan Realitas, Harga Beras di Poso Masih Tinggi

Editor: Muhammad Tohir
28 April 2026

Pemprov Sulsel Tertibkan Aset di Sidrap, Ahli Waris Hadang dan Klaim Lahan Milik Keluarga Sejak 1937

Pemprov Sulsel Tertibkan Aset di Sidrap, Ahli Waris Hadang dan Klaim Lahan Milik Keluarga Sejak 1937

Editor: Muhammad Tohir
28 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan