• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 14 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Ajatappareng

Dulu Dibuang, Tim Unhas Sulap Kotoran Ayam Jadi Pupuk Tablet Ramah Lingkungan

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
10 Agustus 2025
di Ajatappareng
Dulu Dibuang, Tim Unhas Sulap Kotoran Ayam Jadi Pupuk Tablet Ramah Lingkungan

Tim pengabdian masyarakat Universitas Hasanuddin yang terdiri Dr. Ir. Anie Asriany, Andi Muhammad Anshar, Dr. Andi Ratna Sari Dewi dań Erna Mayasari, Ph.D., bersama kelompok peternak ayam Madalle Farm di desa Bapangi, Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidrap pada hari Sabtu-Ahad ( 9-10/8/ 2025).

SIDRAP, PIJARNEWS.COM–Kotoran ayam yang selama ini menjadi limbah dari peternakan ayam yang dilakukan oleh masyarakat baik secara perorangan atau kelompok diubah menjadi pupuk tablet ramah lingkungan.

Kegiatan mengubah kotaran ayam menjadi pupuk tablet ramah lingkungan dilakukan oleh tim pengabdian masyarakat Universitas Hasanuddin yang terdiri dari Dr. Ir. Anie Asriany, Andi Muhammad Anshar, Dr. Andi Ratna Sari Dewi dań Erna Mayasari, Ph.D., bersama kelompok peternak ayam Madalle Farm di desa Bapangi, Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidrap pada hari Sabtu-Ahad ( 9-10/8/ 2025).

Pupuk tablet yang dibuat ini adalah pupuk organik ramah lingkungan yang diaplikasikan pada tanaman dengan cara di tanam atau di pendam di sekitar tanaman.

Dalam penjelasannya dihadapan peserta kegiatan, Dr. Anie mengatakan bahwa selama ini kotoran ayam tidak diperhatikan keberadaannya oleh para peternak ayam. Kotoran ayam cenderung hanya di buang saja ke lahan kosong atau langsung dibakar bersama sekam yang bercampur dengannya. Jika kotoran ayam diberikan langsung ke tanaman tanpa diolah terlebih dahulu, biasanya akan menimbulkan masalah serius seperti : panas berlebih (efek “membakar” tanaman), pencemaran tanah dan bau menyengat, resiko penyakit dan hama karena kotoran ayam segar bisa membawa patogen seperti Salmonella, E. coli, atau telur cacing serta kandungan garam dan mineral dalam kotoran ayam segar cukup tinggi, yang dapat meracuni tanaman atau membuat tanah “mengeras” jika diaplikasikan berlebihan.

BeritaTerkait

Pesta Nelayan Ujung Labuang Jadi Daya Tarik Wisata, Dongkrak Ekonomi Warga

Pesta Nelayan Ujung Labuang Jadi Daya Tarik Wisata, Dongkrak Ekonomi Warga

9 Juli 2026
Serunya Berburu Durian di Sidrap: Pengunjung Membludak, Cuan Warga Tembus Rp 5 Juta Sehari!

Serunya Berburu Durian di Sidrap: Pengunjung Membludak, Cuan Warga Tembus Rp 5 Juta Sehari!

5 Juli 2026
Sekda Pinrang Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Dorong Penguatan Sinergi Pengawasan

Sekda Pinrang Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Dorong Penguatan Sinergi Pengawasan

19 Juni 2026
Bupati Pinrang Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Dukung Pendataan

Bupati Pinrang Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Dukung Pendataan

17 Juni 2026

Oleh karena itu, kotoran ayam harus difermentasi atau dikomposkan dulu ± 3–4 minggu (metode cepat) atau sampai benar-benar matang (± 1–3 bulan) agar aman, bebas bau, dan nutrisinya tersedia secara optimal untuk tanaman.

Dalam penjelasan yang di berikan oleh Andi Anshar, bahwa kotoran ayam atau unggas secara umum mengandung Unsur Hara Makro yang terdiri dari Nitrogen (N): 1,6–3,5%, Fosfor (P₂O₅): 1,5–2,5%, Kalium (K₂O): 1,5–2,0%, Kalsium (Ca): 2–9%, Magnesium (Mg): 0,3–0,5%. Selain itu juga mengandung Unsur Hara Mikro (jumlahnya kecil, tapi penting) yang terdiri atas Besi (Fe), Mangan (Mn), Seng (Zn), Tembaga (Cu) dan Boron (B).

Unsur seperti Nitrogen penting untuk pertumbuhan batang dan daun, fosfor bermanfaat membantu pembentukan bunga, buah, dan akar dan Kalium bermanfaat untuk peningkatkan daya tahan tanaman terhadap penyakit dan kekeringan.

Selain sosialisasi tentang manfaat pupuk tablet ramah lingkungan dari kotoran ayam, dilakukan juga kegiatan pelatihan pembuatan pupuk tablet. Tim pengabdian masyarakat Unhas mengajari para peternak bagaimana membuat kotoran ayam menjadi pupuk tablet ramah lingkungan. Setelah memberikan contoh bagaimana pupuk tablet dari kotoran ayam,  para peternak kemudian di damping oleh 5 orang mahasiswa memperaktekkan sendiri bagaimana cara membuat pupuk tablet dari kotoran ayam.

Ketua kelompok Madalle Farm, Andi Fachry mengatakan bahwa selama ini kotoran ayam dari kendang setelah di bersihkan hanya di bakar saja bersama sekam padi dan sangat jarang dimanfaatkan menjadi pupuk,  diharapkan dari kegiatan ini akan membuka wawasan para peternak ayam bagaimana mengolah kotoran ayam yang dihasilkan pada kendang mereka menjadi pupuk tablet yang bermanfaat bagi tanaman.

Sedangkan Erna Mayasari mengatakan bahwa diharapkan dengan penggunaan pupuk tablet yang ramah lingkungan serta tidak mudah larut tersapu air saat hujan tiba akan membantu meningkatkan kesuburan tanah. Tanah yang subur akan membuat tanaman yang ditanam diatasnya dapat berproduksi dengan baik. “ Semoga dengan tanah yang subur, dapat meningkatkan produktivitas tanaman yang ditanam, guna mendukung swasembada pangan 2025 yang dicanangkan Presiden Prabowo. (rls)

Terkait: Universitas Hasanuddin

BeritaTerkait

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2026

...

Kolaborasi Apik UMMA, Unhas, dan PLUT Maros: Sulap Limbah Jadi Pakan Berkualitas, Berbagi Formula Kelola “Cuan” di Desa Ampekale

Kolaborasi Apik UMMA, Unhas, dan PLUT Maros: Sulap Limbah Jadi Pakan Berkualitas, Berbagi Formula Kelola “Cuan” di Desa Ampekale

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2026

...

Dosen Unhas dan Umma Maros Berkolaborasi Ubah Limbah Cangkan Menjadi Pakan Ternak

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
15 Desember 2025

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi